Kamis, 03 Juni 2010

Manulife , 25 mei 2010

tidak terasa, sudah lebih dari 4 tahun lamanya saya meninggalkan kantor Manulife Bogor. setelah kepulangan saya dari Medan beberapa bulan lalu, dan berkutat dengan kesibukan ibu rumah tangga, mengurus si kecil dan menjalankan bisnis online, tergoda juga saya untuk kembali beraktifitas di luar rumah.


beberapa kali tawaran datang, mulai dari guru playgroup,guru pengganti di International School, sampai tawaran ke Papua. tergoda juga untuk mencoba tantangan baru, namun ketika berfikir kembali, mempertimbangkan masak2, melihat si kecil yang akan beranjak sekolah, rasanya semua keinginan itu jadi timbul tenggelam. semangat naik turun.

sampai akhirnya suatu hari di Mac Donald pajajaran bogor, saya bertemu dengan mantan manager yang pernah merekrut saya, yang masih dengan semangat yang sama menyapa saya. rasanya ada semangat yang menular dan tidak dapat saya tolak. tawaran itu, tawaran untuk kembali kesana, ke dunia agen manulife bogor, yang makin lama makin besar saja kantor cabangnya. dan makin banyak saja agennya. huff...

ajakan pertemuan itu, meskipun dengan takut2, saya tepati juga. saya datang ke kantor baru manulife di jalan baru, bogor. dengan sedikit perjuangan naik bus yang paling saya hindari karena ngetem dan asap rokoknya. sampailah saya di kantor manulife bogor.

saat saya tiba, bertepatan dengan bubaran agen yang baru saja meeting rutin. kali ini, semua serba seragam dengan dress code putih. wuiih.. seger2 bener wajah mereka. dan saya dipertemukan kembali dengan temang se angkatan saya dulu "grace Magdalena" yang saya tau sekali, bagaimana awalnya dia merintis di manulife dulu, bersama saya, sekarang ini sudah menjadi unit manager. sangat tidak saya sangka samasekali, beliau dengan keterbatasan yang dia miliki saat 4 tahun lalu, dengan pengorbanannya meninggalkan si bungsu yang masih 10 bulan, yang tidak berapi- api , slow, tapi asik... ahh.. ibu hebat dia... bersyukur saya ada di bawah komandonya sekarang.

saya lihat pula orang yang saya anggap tidak akan bertahan lama di dunia bisnis asuransi ini... nyatanya mereka masih exist... menyesal sungguh... sangat2 menyesal saya meninggalkan manulife. perusahaan besar yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap para nasabahnya...
dan pada akhirnya, hari ini saya tandatangani kembali kontrak kerja itu, gabung bersama manulife bogor tercinta. dengan semangat baru dan harapan baru yang lebih terarah dalam membantu sesama...

semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar