Jumat, 04 Juni 2010

Mengenalkan Produk Manulife

hari ini, meskipun capek sangat setelah 3 hari full training, saya memaksakan diri bangun pagi. minum vitamin vatigon viro, mandi, ngelonin anak sebentar, kemudian tepat 7.15, saya berangkat. 

rute pertama saya adalah ke kantor imigrasi , ada berkas yang dititip Nurul Abidah, upline saya di Oriflame dBC. bukan untuk mengurus pasportnya untuk ke stockholm, tapi pasport Mas Sapta, anak semata wayangnya, yang sangat sayang seribu sayang, ternyata kurang data persyaratan. tapi , saya tidak menyesal ke kantor imigrasi pagi ini. saya belajar membuka pembicaraan dengan seorang ibu yang memiliki tujuan yang sama dengan saya. namanya Eka, pegawai Disperindag Kabupaten bogor. lumayan asik buat diajak ngobrol, lumayan dapat info banyak tentang kegiatan disperindag berkaitan dengan pengembangan UKM, rencana beliau mengawal Inacraft di Malaysia, dan hal lainnya. saya berikan padanya katalog dan kartu nama saya, dan sayapun berhasil mendapat nomor kontak beliau, meskipun baru telepon kantor. suatu hari nanti, saya akan hubungi beliau.

seusai saya dari imigrasi, tujuan saya arahkan ke kantor teman saya, Pipit. dia adala seorang broker saham yang bekerja di bawah sebuah perusahan sekuritas. saya hanya menyempatkan diri mengantar katalog, baik diminta maupun tidak. karena sudah komitmen tak tertulis saya pada bisnis online saya. tapi sungguh, sulit saya membuka pembicaraan pada misi kemanusiaan saya, menyampaikan niat berbagi info tentang asuransi. meskipun di akhir pertemuan , saya bilang, saya di manulife lagi sekarang, dan suatu waktu nanti, saya mau menjelaskan produk. beliau menolak segera dengan mengatakan " ooo... asuransi gue dah banyak" ... sungguh. jawaban yang menyejukkan hati. artinya dia sudah mengerti akan arti pentingnya memiliki asuransi. dan di kemudian hari kelak, lebih mudah buat saya mengenalkan produk unggulan dari Manulife yang saya yakin, cocok buat dia. 

berhubung saya dikejar waktu, ingin cepat selesai dan pulang ke rumah tak terlalu sore, sayapun pamit, menuju rumah Nuri. teman sd yang baru saja melahirkan anak kedua, seorang putri cantik. tujuannya? mengantar katalog, karena di wall, dia memang minta katalog terbaru. meskipun saya jani datang hari sabtu, tapi karena kebetulan saya akan ke arah yang melewati rumahnya. sayapun mampir. disana, sayapun menerima penolakan, beliau adalah karyawan bank sejak 2003. pernah juga menerima pekerjaan sebagai agen asuransi, tapi merasa tertipu karenanya. dan sesungguhnya dia tidak percaya sedikitpun dengan asuransi. tapi dia tidak keberatan, jika dikemudian hari, saya meminta dia menjadi koresponden survey Priority Choice. saya pasti kembali ke rumahnya nanti. 

sayapun pamit dan meneruskan perjalanan ke rumah Dini di daerah ciawi. seorang single parent, penyanyi yang saya percaya punya attitude yang baik di balik pandangan negatif orang atas profesinya. dia adalah teman saya semasa SMA. saya mengantarkan produk oriflame pesanannya bulan lalu. disana, sambil sarapan nasi, kembung, sambal dan tumisan, saya pun sempat menyinggung tentang profesi saya. diluar dugaan, responnya baik, pemahamannya tentang asuransi pun sangat baik. dan kesadarannya untuk memiliki polis pun tinggi. sungguh, saya salut pada beliau.

tak terlalu lama saya disana, saya pun kembali melanjutkan perjalanan menuu kantor manulife bogor. ada proposal yang siap diantar ke Arin, seorang teman yang saya kenal karena suaminya, kebetulan kakak kelas saya di SMA. dia adalah seorang PR Rumah Sakit Ibu dan Anak. kebetulan baru saja melahirkan putri keduanya. dia selalu antusias setiap kali saya menawarkan produk baru asuransi. mudah2an produk pilihan yang saya rekomendasikan untuk beliau, match dengan apa yang dia cari. produk yang saya tawarkan adalah Prosiswa Platinum dan Studylink dengan premi ideal sekitar 12 jutaan/ th

saya sampai di kantor, diluar perkiraan, kantor sepi, tapi saya melihat manager saya standby disana. setelah berbincang sejenak, sayapun pamit dan kembali ke rumah, sebelum waktu menunjukkan pukul 15.00. kebetulan lagi saya bertemu dengan adik saya yang tertarik juga dengan produk Studylink yang dengan konsep menabung, memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhannya. cukup dengan menabung 500 ribuan sebulan, selama minimal 6 th. 

memeluk anak tercinta, memandikan, mengajak bermain dan meninabobokan adalah hal yang harus saya lakukan sendiri. dan sungguh sangat bahagia saya melakukan itu semua. hal yang tidak saya dapatkan jika bekerja kantoran. 

sungguh pelajaran sangat berharga hari ini, mencoba mengenalkan produk manulife, sambil tetap berbisnis di dBC Network


Tidak ada komentar:

Posting Komentar